*** Pengamat politik yang juga Ketua Perhimpunan Pemilu Damai Indonesia Indrawan SH: Didukung Golkar, Duet Prabowo-Hatta Semakin Tidak Terbendung *** Merdeka.com: Tak Bisa Dibodohi, Ratusan Guru Besar Dukung Prabowo di 2014 *** Pengamat politik Universitas Paramadhina Herdi Sahrasad: Warga NU ke Prabowo Walau PKB Dukung Jokowi *** Sahkan Outsourcing, Megawati Dinilai Berselingkuh dengan Kapitalisme *** Gerindra: Jika Terpilih, Prabowo Hapus Sistem Tenaga Kerja Outsourcing *** ICW Nilai Model Politik Uang Kini Meniru Sistem MLM *** ICW: Golkar Paling Banyak Lakukan Politik Uang *** Mahfud MD: Tidak Ada Parpol Yang Mewakili Rakyat *** Anggota DPR Dolfie OFP Sebut Ekonomi RI Hanya Dinikmati Orang Kaya *** Kepala Tim Penelitian Kajian Pekerjaan Layak LIPI Nawawi Asmat: Setengah Pekerja Indonesia Berada di bawah Garis Kemiskinan *** Jawa Timur: Rekayasa Narkoba Terungkap, Polisi Diminta Meminta Maaf Secara Terbuka *** Politisi Partai Golkar Bambang Soesetyo: Kalau SBY Tak Setuju, Harga Elpiji Tak Akan Naik *** Majalengka: PAW, Kader PDIP Ngadu ke Komnas HAM *** Yogyakarta: Megawati Tak Mau Tanggapi Pencalonan Jokowi *** Pramono Anung: Motivasi Pengusaha Nyaleg: Bangun Benteng Politik Amankan Bisnis *** Mega: Uang Seolah Jadi Kunci Sukses Caleg *** Yulianis: Ibas memang mendapatkan uang sebesar 200 ribu dolar AS saat Kongres Partai Demokrat di Bandung Tahun 2010 *** Abraham Samad: Pangan, Energi, Pendapatan dan Belanja Negara Sektor Korupsi Terbesar *** KPU: Politik Uang Rusak Demokrasi *** Noviantika: Sistem Politik Tidak Diubah, Mustahil Putus Politik Uang *** Jimly Asshiddiqie: Akil Mochtar Pantas Dihukum Mati *** KPK: Uang 5 Ribu Triliun Menguap Dari Pertambangan *** ICW: Waspada! Politisi Korup Menyusup di Lembaga Negara *** Kotabaru: Masyarakat Pulau Laut Tolak Kegiatan Pertambangan PT SILO *** PBNU: Stop Politik "Machiavelis" atau politik menghalalkan segala cara untuk meraih atau mempertahankan kekuasaan *** SYAHNUR CENTER: Hati-hati dengan politik uang karena akan menjadi sumber penderitaan 5 tahun kedepan, jika terpaksa AMBIL UANGNYA, PILIH SESUAI HATI NURANI *** Dirham Zain: Politik Uang Menyasar 65 Persen Pemilih *** SYAHNUR CENTER: RISYWAH sumber kerusakan mental *** MUI: Money Politic Haram *** Anies Baswedan: Politisi jika ada rupiahnya, dia tak punya harga diri *** Hasyim Muzadi: Politik uang mustahil lahirkan pemimpin jujur ***

Minggu, 07 Juli 2013

Warga Tetap Minta Data Penerima BLSM Diperbarui


Maisyaroh ketika diangkat ke ambulan oleh seorang tentara untuk dibawa ke Puskesmas Tapin Selatan, Jumat (5/7) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pemberian BLSM (bantuan langsung sementara masyarakat) dari kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), adanya ketidakakuratan data benar-benar menjadi momok bagi rumah tangga sasaran (RTS).

Ketidakakuratan data RTS yang berhak menerima, tak hanya terjadi di beberapa daerah. Namun, di Kotabaru sebagian besar RTS mengalami hal serupa. Siah (50) di antaranya, warga Desa Rampalama, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru ini hanya mengeluh karena tidak mendapatkan BLSM tersebut. 

Bersama dengan beberapa warga lainnya yang sebaya dengannya, serta beberapa orang lebih muda dengannya, kemarin sore mendatangi kediaman Bupati Kotabaru Irhami Ridjani.
Sebelumnya belasan orang warga tersebut, sempat mendatang kantor DPRD. Karena anggota wakil rakyat pada waktu itu sudah pulang, terpaksa mereka mendatangi kediaman bupati di Jalan Jenderal Sudirman. 

Tak lama di rumah kediaman bupati, belasan orang terdiri dari perempuan tersebut pulang setelah mendengar penjelasan salah seorang petugas satuan polisi pamong praja, kalau pembagian BLSM merupakan kebijakan pemerintah pusat. 

"Saya paham. Kalau begitu saya pulang. Tapi tetap berharap agar nama-nama kami semua terdata, ada pembaharuan data penerima dari petugas pendata," ucap Siah, kepada BPost Online.

Sumber:
http://banjarmasin.tribunnews.com/2013/07/06/warga-tetap-minta-data-penerima-blsm-diperbarui



Poskan Komentar

RENUNGAN

CALON PRESIDEN

Pelajaran Akhlak

TEGAKKAN HARGA DIRI BANGSA

Potret Buram Penguasa Arab